Pekanbaru,Humas (13/08) — Dalam rangka memperkuat pengembangan program pendidikan, khususnya pada bidang Bahasa Arab dan Timur Tengah, MAN 3 Kota Pekanbaru melaksanakan kunjungan study banding ke Pondok Pesantren Al Fattah GIBS Sidoarjo, Jawa Timur pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Kunjungan tersebut diwakili oleh Bapak Hafizhal Ridho, M.Pd., selaku Koordinator LDC & Timur Tengah MAN 3 Kota Pekanbaru, Ibu Azlina, S.Pd., M.Si. selaku Koordinator Olimpiade, Ibu Desi Elya, S.Pd. selaku Pembina Olimpiade Geografi dan Ibu Siti Wulan Sari, M.Pd. selaku koordinator riset. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah untuk menggali praktik baik dan strategi pengembangan pembelajaran yang dapat diterapkan di MAN 3 Kota Pekanbaru.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah potensi pengembangan pembelajaran bidang Timur Tengah yang cukup baik di Pondok Pesantren Al Fattah GIBS. Sistem pembelajaran Bahasa Arab yang diterapkan dinilai telah berkembang secara adaptif dengan mengadopsi pola pembelajaran yang selama ini dikenal di Pondok Modern Darussalam Gontor.
Pola tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam kunjungan MAN 3 Kota Pekanbaru, mengingat penguatan kemampuan Bahasa Arab merupakan salah satu aspek penting dalam mempersiapkan murid yang memiliki minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di kawasan Timur Tengah.
Hal menarik lainnya yang diperoleh dari kunjungan tersebut adalah adanya persiapan murid untuk melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah sejak semester 5. Persiapan dilakukan secara lebih terarah sehingga murid yang memiliki keinginan melanjutkan studi ke Timur Tengah mendapatkan pembinaan dan penguatan kompetensi yang sesuai.
Tidak hanya diperuntukkan bagi murid internal, Al Fattah juga membuka kesempatan bagi siswa dari sekolah lain yang memiliki minat dan potensi untuk melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah. Para siswa tersebut dapat mengikuti pembinaan melalui Al Fattah Center.
Praktik baik ini menjadi salah satu bahan pembelajaran penting bagi MAN 3 Kota Pekanbaru dalam melihat peluang pengembangan LDC dan program Timur Tengah di madrasah. Dengan adanya sistem pembinaan yang lebih terstruktur sejak dini, diharapkan murid dapat memiliki kesiapan bahasa, wawasan, serta kompetensi yang lebih baik ketika melanjutkan pendidikan ke luar negeri, khususnya ke negara-negara di kawasan Timur Tengah.
Bagi MAN 3 Kota Pekanbaru, kunjungan ini bukan sekadar kegiatan berbagi informasi, tetapi menjadi momentum untuk menggali inovasi dan strategi yang dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan murid di madrasah.
Melalui kunjungan dan silaturahmi ini, MAN 3 Kota Pekanbaru berharap dapat membangun jejaring dan kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan pendidikan, khususnya Bahasa Arab, LDC, dan program persiapan studi ke Timur Tengah.
Keluarga besar MAN 3 Kota Pekanbaru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pondok Pesantren Al Fattah GIBS Sidoarjo atas sambutan dan kesempatan berbagi pengalaman serta praktik baik dalam pengelolaan pendidikan.
Semoga hasil study banding ini dapat memberikan inspirasi dan menjadi langkah awal bagi penguatan program LDC & Timur Tengah MAN 3 Kota Pekanbaru, sehingga semakin banyak murid yang memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih prestasi di tingkat internasional.
Tag :